Heboh Rokok Ilegal Manchester & VR7 di Batam, Beritanya Mendadak “Disulap” Hilang

 

BATAM, Suarafaktual.com —
Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai merek Manchester dan VR7 masih bebas berkeliaran di pasar Batam. Dijual terang-terangan di warung dengan harga yang sangat murah.

Akibatnya, pengusaha resmi merugi dan penerimaan negara dari cukai tembakau terus bocor. Ironisnya, saat isu ini mulai ramai disorot publik dan media, pemberitaannya justru mendadak menghilang.

Seolah “disulap” lenyap dari berbagai platform media dalam waktu singkat. Kondisi ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

“Ada apa sebenarnya? Kok bisa ramai hari ini, besok sudah hilang jejaknya,” ujar salah satu warga Batam yang namanya tidak mau disebutkan.

Diduga Ada Pengendali

Berdasarkan hasil investigasi lapangan, nama oknum berinisial WL mencuat. Ia diduga kuat menjadi “pengendali” jaringan distribusi rokok Manchester dan VR7 di Batam dan wilayah Kepri.

Temuan ini seharusnya menjadi pintu masuk bagi aparat untuk membongkar mata rantai hingga ke hulu.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Bea Cukai Batam. Begitu juga dari Polda Kepri dan Pemko Batam.

Publik menilai pembiaran ini tidak bisa dibiarkan. Selain merugikan negara, praktik ini juga mencederai iklim usaha yang sehat dan melemahkan supremasi hukum.

“Usut tuntas. Jangan sampai ada yang kebal hukum hanya karena punya backing,” tegas warga.

Redaksi Akan Bersurat ke Pusat

Melihat minimnya tindakan tegas dan adanya dugaan pembiaran, redaksi _suarafaktual.com_ berencana melayangkan surat resmi ke kementerian terkait.

“Kami akan bersurat ke Kementerian Keuangan, Ditjen Pajak, dan Ditjen Bea Cukai dalam waktu dekat. Peredaran rokok ilegal ini sudah sangat merugikan negara. Perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pejabat Bea Cukai Batam,” ujar Pimpinan Redaksi suarafaktual.com, Jumat (31/7/2026).

Ia menegaskan, langkah ini diambil agar pengawasan dan penindakan tidak berhenti di level daerah.(red)