Hukum  

LP2TRI Serahkan Alat Bukti Dugaan Korupsi dan Mafia Tanah di Kejati NTT

Kupang-NTT|suarafaktual.com

Ketua Umum Lembaga Pengawas Penyelenggara Triaspolitika (LP2TRI), Hendrikus Djawa, pada hari Jumat. (24/6/2022), telah menyerahkan alat bukti dugaan korupsi Dana Desa dan mafia tanah yang melibatkan Kepala Desa ( Kades) Afoan, Kecamatan Amfoang Utara kabupaten Kupang, Alberd Erasmus Talnoni ke pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Selaku terlapor, Kades Afoan selain tersandung dugaan korupsi dana desa, juga diduga telah mencaplok tanah warga secara sepihak, serta membuat sertifikasi hak milik sebanyak 876 sertifikat namun tidak dibagikan kepada masyarakat.

Terbukti kasus kasus ini akhirnya berujung pada persoalan hukum, setelah dilaporkan para korban dan tokoh masyarakat ke LP2TRI beberapa waktu lalu.

Disaksikan para korban, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat, penyerahan alat bukti kepada pihak Kejati NTT oleh LP2TRI ini, merupakan langkah cepat merespon laporan tokoh masyarakat dan para korban dari Desa Afoan, Kecamatan Amfoang Utara. yang telah ditindaklanjuti ke aparat penegak hukum.

Dikonfirmasi media ini usai menyerahkan alat bukti di Kejati NTT, Hendrikus Djawa mengatakan, kasus yang dilaporkan masyarakat Afoan ini, merupakan kasus atensi bagi pihaknya, karena menyangkut dugaan korupsi dan penyelewengan jabatan, mafia tanah serta penggelapan ratusan bidang tanah masyarakat.

”Kami telah berkomitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan hak – hak para korban untuk mendapatkan keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum dalam kasus yang mengorbankan masyarakat kecil ini.” ungkap Djawa.

Bagi tokoh kritis ini, dalam kasus yang dilaporkan masyarakat pencari keadilan Desa Afoan ini, pihaknya sudah menindaklanjuti ke aparat penegak hukum, dengan lampiran alat bukti berupa surat keterangan saksi dan petunjuk.

“Saya berharap dengan penanganan laporan oleh penyidik Kejati NTT di bidang Tipikor dan Satgas mafia tanah, bisa secepatnya dilimpahkan ke pengadilan sesuai harapan para korban.” pintanya

Sementara itu Kades Afoan, Alberd Erasmus Talnoni, hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.

(RA/Tim).