Diduga Limbah Pabrik Kelapa Sawit PT Inti Indosawit Subur Cemari Sungai Kerinci

PELALAWAN, 14 Agustus 2026 — Dugaan pencemaran lingkungan terjadi di aliran Sungai Kerinci pada Jumat (14/8/2026). Dugaan tersebut diduga berkaitan dengan limbah dari aktivitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Inti Indosawit Subur.

 

Berdasarkan laporan serta foto yang beredar di masyarakat, kondisi aliran sungai diduga mengalami pencemaran terlihat ikan pada mati terapung dipermukaan air sungai. Dalam informasi yang beredar, pihak perusahaan juga diduga melakukan penutupan aliran sungai yang mengarah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih.

Tindakan penutupan aliran tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai penyebab dan kondisi sebenarnya dari dugaan pencemaran Sungai Kerinci. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai alasan dilakukannya penutupan aliran tersebut maupun hasil pemeriksaan terhadap sumber dugaan pencemaran.

Media SuaraFaktual.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Humas PT Inti Indosawit Subur, Doni, terkait dugaan pencemaran tersebut. Namun, hingga berita ini disusun, Doni belum memberikan jawaban maupun tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan.

Dugaan pencemaran ini masih memerlukan verifikasi dan pemeriksaan dari instansi berwenang untuk memastikan sumber limbah, tingkat pencemaran, serta dampaknya terhadap kualitas air dan lingkungan sekitar.

Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk perusahaan dan instansi lingkungan hidup, dapat memberikan penjelasan secara terbuka serta melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Sungai Kerinci agar persoalan tersebut dapat diketahui secara jelas dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Catatan: PT Inti Indosawit Subur dan pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tersebut. Berita ini menggunakan kata diduga karena informasi mengenai sumber dan tingkat pencemaran masih menunggu verifikasi serta klarifikasi resmi.

(REDAKSI)