PP Nurul Huda Bangai Gelar Graduation Ceremony Ke-38, 114 Santri/ah Siap Mengabdi Untuk Umat

Suarafaktual.com // Labuhanbatu Selatan

Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Graduation Ceremony Khataman Angkatan ke-38 santri dan santriah kelas IX dan XII Pondok Pesantren Nurul Huda Bangai Tahun Ajaran 2025/2026, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren di Desa Bangai, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan itu dihadiri ratusan tamu undangan, orang tua santri, alumni, hingga tokoh pendidikan agama. Sebanyak 114 santri/santriah resmi dikhatamkan, terdiri dari 46 siswa Madrasah Aliyah (MA) dan 68 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Labuhanbatu Selatan H Muhammad Feri, S.Sos.I., M.Si., Kasi Pendidikan Agama Islam Kemenag Labuhanbatu Selatan H Mulawarman, S.Ag., Kepala Yayasan PP Nurul Huda Bangai H Muhammad Hatta Hasibuan, S.Ag., Penjabat Kepala Desa Bangai Efrina Hasibuan, para Ustadz dan Ustadzah, Tenaga Pendidik PP Nurul Huda Bangai, para alumni, orang tua santri, serta tamu undangan lainnya.

Acara dimulai dengan sambutan Ketua Panitia Andi Syahputra Hasibuan, dilanjutkan penyampaian ucapan terima kasih dari perwakilan santri, orang tua, dan alumni pesantren.

Dalam sambutannya, Kepala Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Bangai, H Muhammad Hatta Hasibuan, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para santri menyelesaikan pendidikan mereka di pesantren. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan hanya tentang kelulusan akademik, tetapi juga keberhasilan membentuk karakter dan akhlak generasi muda.

“Ilmu agama dan akhlak yang telah ditanamkan selama di pesantren harus menjadi bekal utama dalam menjalani kehidupan di tengah masyarakat,” ujarnya di hadapan para wali santri dan tamu undangan.

Ia juga mengapresiasi perjuangan para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka selama menempuh pendidikan di pesantren.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Labuhanbatu Selatan H Muhammad Fery dalam sambutannya mengajak para santri untuk terus melanjutkan pendidikan dan menjaga nama baik almamater pesantren.

Menurutnya, lulusan pesantren memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi teladan di lingkungan masyarakat, terutama dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan moralitas di tengah perkembangan zaman.

“Jangan pernah berhenti belajar. Jadilah generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu membawa manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Kegiatan graduation ceremony juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari para santri dan santriah, mulai dari pagelaran tari hingga drama islami yang mendapat sambutan meriah dari para tamu undangan dan orang tua siswa.

Momentum haru semakin terasa saat prosesi pemberian piagam penghargaan dan medali kepada para santri/santriah yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. Sejumlah orang tua tampak tak kuasa menahan haru melihat anak-anak mereka resmi diwisuda setelah menempuh pendidikan di pesantren.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat hingga selesai.

(M.Y.K.Simanjuntak)