Truk Sawit Overload Ancam Keselamatan Warga Perawang, Aparat Diminta Tindakan Tegas!

Perawang, Riau – suarafaktual.com
Warga Perawang kembali geram dengan ulah sopir truk pengangkut sawit yang seenaknya melintas di jalan utama kota dengan muatan berlebih. Kondisi ini diperparah dengan ketiadaan jaring pengaman, membuat buah sawit berjatuhan dan mengancam keselamatan pengendara lain.

Pada 29 Oktober 2025, pantauan di KM 8 Simpang Ceras menunjukkan aktivitas truk-truk besar, termasuk truk sawit dan kontainer, yang secara terang-terangan melanggar aturan dengan memasuki wilayah kota Perawang. Padahal, sudah jelas bahwa kendaraan-kendaraan berat tersebut dilarang melintas di jalur ini.

“Kami sudah berulang kali melaporkan masalah ini ke pihak berwajib, tapi seolah-olah tidak ada tindakan yang serius,” ungkap seorang warga dengan nada kesal. “Truk-truk itu membawa muatan melebihi kapasitas, tidak pakai jaring, dan seenaknya saja melintas di jalan kota. Ini sangat berbahaya! Kami tidak mau ada korban jiwa akibat kelalaian ini.” ujarnya.

Warga menuntut agar pihak penegak hukum, khususnya di Kecamatan Tualang, bertindak tegas dan tidak pandang bulu terhadap para pelanggar. Mereka tidak ingin kejadian yang tidak diinginkan terjadi akibat lemahnya pengawasan dan penegakan hukum.

“Kami minta pihak kepolisian dan dinas terkait untuk segera menindaklanjuti masalah ini. Jangan hanya diam saja menunggu ada korban baru bertindak. Sudah jelas ada aturan tentang jalur yang boleh dilalui truk-truk besar, kenapa masih dibiarkan melenggang bebas di dalam kota,” tegasnya.

Warga akan melakukan aksi protes jika pihak berwajib tidak segera mengambil tindakan nyata. Mereka tidak ingin kota Perawang menjadi “arena” bagi truk-truk sawit yang ugal-ugalan dan mengancam keselamatan warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait keluhan warga ini. Namun, diharapkan agar aparat segera merespon dengan tindakan tegas demi menjaga keamanan dan ketertiban di kota Perawang.

penulis:Samuel Gea