Kapolres Labusel Tinjau Langsung Lokasi Tapal Batas Dengan Provinsi Riau Yang Berpotensi Rawan Konflik

Suarafaktual.com||Labuhanbatu Selatan
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP. MARINGAN SIMANJUNTAK SH.,MH, melakukan peninjauan langsung ke lokasi tapal batas antara provinsi Sumatera Utara dengan Provinsi Riau diduga lokasi yang berbatasan langsung dengan Provinsi Riau , Jum’at (13/10/2023).

Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Maringan Simanjuntak SH MH didampingi Danramil 11/Kota Pinang Mayor Inf Parlindungan Sinaga SH , Kasie Propam Polres Labuhanbatu Selatan AKP. Iman Azhari Ginting SH.,MH, Kasat Intelkam Polres Labuhanbatu Selatan AKP Mampetua Situmorang SH, Kaposlek Torgamba AKP Muhammad Ilham Lubis SH, Ketua Bawaslu Kabupaten Labuhanbatu Selatan Effendi Pasaribu SE, Komisioner KPU Kabupaten Labuhanbatu Selatan Saipul Bahri Dalimunthe S.Pd, Kasikum Polres Labuhanbatu Selatan AKP Sunipan Gurusinga SH, PLH Kasatrekrim Polres Labuhanbatu Selatan Iptu Amlan SH, Camat Kecamatan Torgamba Boy Gusman SE, Kepala Desa Sei Meranti Kecamatan Torgamba Eko Ibon Surbakti SE MM, Ketua PPK Kecamatan Torgamba Muhammad Ananda Mardin Harahap, Ketua PPS Desa Sei Meranti Yuhendri.

“Permasalahan tapal batas, indentitas kependudukan warga yang ada ditapal batas sangat perlu dicek dan ricek sehingga untuk pendaftaran DPR dapat lebih jelas dan terang sehingga tidak ada DPT siluman ataupun pemilih ganda di daerah tapal batas yang bisa mengakibatkan gangguan Kamtibmas dan kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu Damai Tahun 2024 nanti,” ujar Kapolres.

Dari hasil keterangan Kepala Desa Sei Meranti Eko Ibon Surbakti SE MM dan ketua PPS Desa Sei Meranti Yuhendri menyebutkan bahwa sampai saat ini DPT Desa Sei Meranti Kecamatan Torgamba ada sekitar 7.323 jiwa.

“Untuk TPS di Dusun Bangun Jaya ada sekitar 32 TPS. Sementara untuk Dusun Jadi Mulya Desa Sei Meranti ada sekitar 33 dan 34 TPS yang memiliki potensi kerawanan gangguan seperti identitas ganda, DPT ganda dan lainnya sehingga hasil pemilihan Pemilu Damai Tahun 2024 rawan akan adanya konflik”.sebut Kepala Desa Sei Meranti Eko Ibon Surbakti.

Kapolres Labuhanbatu Selatan juga melakukan dialog langsung dengan beberapa penduduk untuk menanyakan perihal identitas mereka.

(MYKS)